Homeschooling belajar ke kantor Gubernur DKI

Field Trip Cyber Homeschooling Anak Panah ke Balaikota

Sabtu, 21 mei 2016, kami mengadakan field trip yang bertemakan ” Sejarah Bangsa “, sesuai dengan temanya ; maka kali kami komunitas Anak Panah berkunjung ke tempat yang mengandung sejarah bangsa indonesia.

Pembukaan Field Trip ini diawali dengan berkumpul di area Balaikota DKI Jakarta pada pukul 09.00 WIB. Untuk diketahui ; Balaikota DKI adalah kantornya Bapak Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Pak Ahok yang beken itu. Masuk ke area Balaikota kami didampingi oleh seorang guide yang menerangkan fungsi dari berbagai ruangan yang ada. Kami diizinkan mencoba duduk Ruang meeting di kursi Pak Gubernur dan staff nya….wahhh seperti sudah jadi pejabat… ;-). Kami pun memanfaatkan kesempatan itu untuk mengadakan meeting membahas tentang Banjir di Jakarta….heheheh.

Kami juga bisa melihat ruangan dimana Gubernur menerima tamu, ruang pembebasan tanah, ruang pelantikan pejabat dan gubernur, ruang pemutaran film dan yang paling akhir adalah ruang pengendali Jakarta Smart City. Ruangan ini adalah teknologi terkini yang diterapkan oleh Pemprov DKI guna memantau segala permasalahan yang ada di Ibukota tercinta ini , mulai dari masalah Banjir, Keamanan lingkungan, Jalan raya serta sarana dan prasarana lainnya. Warga yang menemukan masalah di lingkungannya juga bisa melaporkan kepada Pemprov DKI via sosial media.

Oh iya… setelah puas mengubek-ubek kantor Pak Ahok, kami juga diperkenankan tampil di panggung pelajar yang terletak di area samping Balaikota. Adik-adik dari PG/TK Anak Panah menampilkan tarian dan bermain musik.

Perjalanan kami selanjutnya adalah ke MONAS. Rasanya tidak sempurna bila datang ke Jakarta tanpa menjejakkan kaki di MONAS. Karena monumen yang satu ini adalah lambang dari Kota Jakarta. Suasana semakin siang dan panas, tapi kami tetap bersemangat berjalan kaki dari Balaikota ke MONAS yang letaknya berseberangan. Di MONAS kami melihat-lihat diorama yang ada di area dalam serta berkesempatan naik ke cawan Monas. Kenapa ga naik sampai ke puncak ? Karena pada siang hari itu ; antrean pengunjung terlalu banyak , sementara jumlah lift ke puncak Monas hanya satu dan kecil (mungkin ini bisa menjadi perhatian bagi pengelola sarana Monas). Tapi tidak apa, sampai di Cawan pun sudah seru…. karena kami bisa melihat ke bawah dan ke atas…wooow…ternyata kalau melihat ke atas dan membayangkan jadi spiderman, seram juga ya. 🙂

Setelah makan siang di area Monas, perjalanan kami lanjutkan ke MUSEUM NASIONAL. Museum ini terlelak juga di seberang MONAS. Sesampainya di museum,rombongan kami dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok Dewasa & Remaja serta kelompok anak-anak. Kelompok Dewasa & Remaja didampingi satu orang guide yang akan menceritakan segala hal yang ada di Museum Nasional. Sedangkan kelompok anak-anak langsung menuju ke Kids Corner yang ada di bagian basement Museum Nasional. Di Kids Corner ; anak-anak melakukan aktifitas seperti ; melukis kendi, mewarnai , mencoba pakaian daerah, bermain boneka tangan, bermain puzzle , bermain angklung, bermain congklak , dll. Seru deh pokoknya.

Kelompok Dewasa & Remaja melihat patung-patung jaman Hindu dan Buddha, Keramik Tradisional, Seni Tembaga, Seni Tembikar, Rumah Tradisional, Pakaian Daerah , Kesenian dll – Intinya ; Indonesia itu memang sangat kaya dengan budaya dan sudah sepatutnya kita juga harus tahu tentang hal itu sebagai orang Indonesia yang sesungguhnya.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tour , di akhir acara diadakan silaturahmi saling mengenal anggota ANAK PANAH , sharing dan bincang-bincang seputar Homeschooling. Beberapa anggota ANAK PANAH sudah akan lulus tahun ajaran ini dan beberapa juga sudah diterima kuliah loh….Selamat ya. Semoga acara semacam ini bisa terus diadakan di masa yang akan datang dan semakin baik lagi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *