Wisata Homeschooler ke ” KIDZANIA “

Holiday Trip Anak Panah Cyber Homeschooling ke “ KIDZANIA ” Jakarta

Sabtu, 18 Juni 2016 Jam 8.30, Anak Panah Cyberschool mengadakan Acara Goes to KIDZANIA di Mall Pacific Place bertempat di kawasan SCBD atau tepatnya di depan Bursa Efek Indonesia ( dulu terkenal dengan namanya Bursa Efek Jakarta ) dengan peserta 58 anak anak dan 44 dewasa total 102 orang dari siswa yang tersebar hanya di seputaran Jabodetabek saja, dan karena dari KIDZANIA usia di batasi hanya anak usia maksimal 16 tahun, makanya hanya usia SD Saja yang kebanyakan ikut bersama pendampingnya. Tujuan dari trip kali ini adalah selain menggunakan waktu jelang libur Idul Fitri dan selama bulan Ramadhan dengan aktifitas yang bermanfaat sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Sebagai HOMESCHOOLER , kami merasa Kidzania adalah tempat tujuan yang tepat untuk Belajar sambil Bermain.

Kidzania adalah suatu tempat hiburan yang bukan hanya sekedar menyenangkan jiwa tetapi juga pikiran. Sehingga biaya tiket masuk yang sesungguhnya tidak tergolong “murah” yang dibayarkan, bukan semata untuk hiburan senang-senang saja, tetapi sekaligus juga belajar banyak hal.

Kidzania adalah gambaran sebuah kota kecil dimana semua aktifitas dikelola oleh anak – anak dan orang tua hanya bertindak sebagai turis. Setiap anak diminta belajar dan bekerja di setiap establishment yang tersedia sesuai dengan minatnya, dan atas hasil kerja nya dia akan mendapatkan reward berupa kidzos.

Ada beragam jenis pekerjaan yang disediakan di Kidzania. Dan sebelum bekerja, selalu diberikan pelatihan dan pengenalan produk kepada setiap anak. Dalam sehari itu, kami bisa mengadakan field trip ke beberapa tempat usaha untuk belajar. Anak – anak yang biasanya hanya tau mengkonsumsi, jadi belajar tentang budaya PRODUKSI. Bahwa segala sesuatu yang mereka lihat, mereka dapat dan mereka makan / minum itu berasal dari suatu PROSES PANJANG. Sehingga mereka akan lebih menghargainya.

Di Kidzania, anak diajarkan menghargai WAKTU. Untuk mendapatkan suatu pekerjaan yang mereka inginkan, mereka harus belajar gerak cepat dan bersaing dengan anak berbagai usia mulai dari 2 sampai 16 tahun. Belajar sabar menunggu sampai tersedia pekerjaan yang diinginkan. Setiap pekerjaan yang nantinya mereka kerjakan juga memiliki batas waktu penyelesaian sekitar 20 menit di setiap establisment.

Di Kidzania, anak diajarkan untuk MENGHARGAI APAPUN PEKERJAAN yang mereka kerjakan. Bahwa untuk BELAJAR itu tidak boleh pilih-pilih karena hakekatnya semua pekerjaan itu HALAL. Mulai dari pemadam kebakaran, model, artis , tukang semir sepatu dan penjual majalah adalah pekerjaan yang patut dihargai karena sudah dikerjakan dengan sungguh-sungguh.

Di Kidzania, anak belajar tentang KEMANDIRIAN. Orangtua tidak bisa banyak membantu ketika mereka sudah terjun / terlibat pada suatu pekerjaan. Karena orangtua memang tidak diizinkan masuk ke establishment. Jumlah anak yang diizinkan masuk ke ruangan pun dibatasi, jadi tidak ada orangtua yang bisa memaksakan anaknya masuk dengan alasan apapun.

Di Kidzania , anak belajar MENGHARGAI UANG. Sekecil apapun uang yang mereka miliki, mereka dibiasakan menyimpan uang nya dengan baik , jangan sampai lecek. Kalau sudah terkumpul boleh membuka tabungan di bank. Beberapa anak bahkan enggan menggunakan uangnya untuk berbelanja di Kidzania Dept.Store dan memilih menyimpan uang dan cek nya untuk kunjungan berikutnya ke Kidzania 🙂

Di Kidzania , anak belajar TIDAK MALU dan PERCAYA DIRI. Beberapa pekerjaan menuntut mereka untuk berani bicara, tampil dan berekspresi di depan umum tanpa ragu-ragu. Untuk sejenis pekerjaan itu biasanya mereka malah mendapat upah lebih tinggi.

Di Kidzania ada penghargaan, upah yang lebih tinggi bagi anak-anak yang mengambil kuliah dan bersedia membayar untuk belajar di Kidzania University. Hal itu mengajarkan bahwa anak-anak perlu menuntut ilmu setinggi-tingginya agar mendapatkan penghargaan yang lebih baik di dunia kerja.7

Secara garis besar, KIDZANIA adalah Potret Kehidupan Nyata yang akan dihadapi oleh anak-anak kita di masa yang akan datang. Bagaimana persaingan dalam dunia kerja menuntut ; kecerdasan, kecepatan, kerja keras, ketrampilan, kemauan dan kepercayaan diri. Apalagi di era pasar bebas saat ini, dimana Tenaga Kerja dari Luar akan masuk dengan bebas ke Indonesia. Para pekerja asing tersebut mungkin akan bersedia dengan upah lebih rendah dari yang selama ini dituntut oleh para buruh di Indonesia, dan mungkin saja para pekerja asing memiliki etos kerja yang lebih baik , lebih disiplin dari pekerja WNI karena kebiasaan, didikan dan adat istiadat negara nya demikian.

Jika nantinya anak-anak kita tidak dipersiapkan untuk menghadapi kondisi tersebut ; apakah nantinya mereka akan sanggup bersaing ? Atau jika tidak ikut dalam persaingan tersebut , mugkin kita harus persiapkan mereka untuk menjadi PENCIPTA ESTABLISHMENT atau DUNIA KERJA yang BARU yang belum ada sebelumnya. Memiliki jiwa entrepreneurship sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Kondisi ini harusnya bisa membuka mata semua orangtua bahwa permainan ini bukan sekedar permainan. Karena kami banyak belajar dari permainan ini. Thank’s Kidzania see you again soon….by Gep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *