Ikut Homeschooling Community Membuat Anak Pandai Bersosialisasi Dan Belajar Banyak Hal

Ada anggapan bahwa anak yang belajar homeschooling tidak bisa bersosialisasi alias kuper. Anggapan tersebut tidak benar, malah bisa sebaliknya, anak-anak yang mengikuti pendidikan sekolah rumah bisa memiliki pergaulan atau sosialisasi yang luas. Misalnya ambil contoh, pada pendidikan sekolah rumah proses bersosialisasinya dilakukan lintas umur dan itu dilakukan setiap hari, misalnya: dengan orangtuanya (ayah atau ibu), dengan kakak, paman dan anggota keluarga yang lain.

Proses Sosialisasi Dalam Pendidikan Homeschooling

Di homeschooling yang dilakukan oleh www.anakpanah.sch.id ada jadwal proses belajar yang dilakukan di luar rumah, misalnya melakukan kegiatan belajar yang dilakukan berkelompok atau biasaya dikenal dengan istilah homeschooling community. Salah satunya adalah rekreasi ke tempat wisata. Proses berlajar tidak hanya pada waktu anak sampai di lokasi wisata, namun sudah dimulai selama perjalanan, misalnya: anak sudah mulai bersosialisasi dengan orang lain seperti, gobrol dengan supir atau kondektur saat di bus, ngobrol dengan pegawai locket karcis kereta atau pada waktu bermain di taman dengan teman-teman sebayanya.

Sosialisasi adalah proses yang berjalan natural dan alami. Dengan adanya kegiatan sosialisasi lintas umur bisa membuat anak lebih berani berkomunikasi dengan orang lain, misalnya bertanya kepada orang lain tentang arah jalan.

Kegiatan Kunjungan Ke Berbagai Tempat Yang Menarik Dan Menyenangkan

Dengan kegiatan kunjungan di sekolah rumah, diharapkan anak-anak lebih mengenal dan memahami banyak hal. Misalkan kegiatan yang dilakukan www.anakpanah.sch.id dengan mengunjungi GMF AeroAsia, di sana anak-anak melihat langsung pesawat, bisa bertanya langsung seputar pesawat dan penerbangan. Harapan dengan adanya kegiatan tersebut dapat mendorong keinginan anak-anak untuk belajar dan menguasai teknologi.

Tidak hanya itu, banyak sekali kegiatan kunjungan ke berbagai tempat yang menarik yang bisa membuat anak senang, tertarik dan mulai memahami hal-hal yang terjadi di lingkungan sekitar, misalnya mengunjungi museum, kantor kepolisian, tempat bermain dan tempat-tempat lainnya.

Dengan pendidikan sekolah rumah menjadikan anak-anak belajar mandiri dan melihat bahwa proses belajar bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun dari sisi yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *