Wisata Belajar Ke Kota Tua

Cuaca tidak bersahabat yang memulai pada pagi hari Selasa, 30 Januari 2018 tidak menghilangkan semangat para homeschooler untuk melakukan wisata belajar ke museum-museum di wilayah Kota Tua, Jakarta Barat. Cuaca lembab pun menghilang dan siang telah menjadi cuaca yang bersahabat untuk memulai kegiatan, yang terdiri dari kunjungan ke museum Bank Indonesia, museum Sejarah Jakarta (museum Fatahillah), dan museum Keramik.

Kunjungan ke museum-museum ini bertujuan untuk membuat kesadaran kepada para homeschooler bahwa museum juga dapat menjadi tempat wisata yang menghibur sekaligus menambah ilmu yang ditawarkan objek-objek sejarah dari masing-masing mseum.

Homeschooler menyambagi museum Bank Indonesia untuk memulai kegiatan wisata belajar yang terletak persis disamping halte transjakarta jurusan ”Kota”. Museum yang resmi dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhyono pada 21 Jui 2009 ini, menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa dan merawat/melindungi dokumen-dokumen bersejarah yang menjadi saksi bisu terbentuknya Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia.

Kunjungan kedua bertempat di museum Sejarah Jakarta atau yang biasa dikenal dengan museum Fatahillah. Para homeschooler dibagi dalam dua rombongan yang terdiri dari rombongan pertama untuk anak-anak SD dan SMP, dan rombongan kedua untuk anak-anak SMA. Di museum ini diajarkan tentang sejarah tentang kota Jakarta yang pada awalnya bernama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta menjadi Batavia, dan terakhir menjadi Jakarta. Fakta menarik yang para homeschooler ketahui dari kunjungan kali ini adalah museum yang seharunya dinamakan museum Sejarah Jakarta ini tetapi lebih dikenal dengan nama musuem Fatahillah, karena museum ini berlokasi dekat dengan taman Fatahillah dan untuk mengenang jasa dari pahlawan yang bernama Fatahillah.

Berikutnya, kunjungan ke museum Keramik yang diwarnai dengan sedikit gerimis hujan menjadi kunjungan terakhir para homeschooler di wisata Kota Tua. Museum Keramik menawarkan objek-objek sejarah yang berbeda dari museum Bank Indonesia dan Sejarah Jakarta. Dengan keunikan objek-objek yang terbuat dari keramik ini membuat siswa-siswi sangat tertarik, dari benda seperti tong, patung, dan lukisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *