Fieldtrip Ke Museum IMERI FK UI

Ilmu kedokteran sangat penting bagi kita. Kehadiran dokter di masyarakat begitu penting, sehingga tak heran profesi dokter memiliki posisi yang dihormati masyarakat. Tapi terbayangkah oleh kita, seperti apa pendidikan yang dilalui untuk menjadi seorang dokter? Untuk mengetahuinya kita bisa mengunjungi museum yang bernama Museum Pendidikan Kedokteran Universitas Indonesia.

Museum dengan nama lain Indonesian Museum of Health and Medicine (iMuseum) berlokasi di area gedung Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), FK UI Salemba, Jakarta

Pada tanggal 21 Maret 2019, Anak Panah mengadakan field trip ke Museum IMERI FK UI dengan peserta sekitar 80 orang siswa dan guru.  Kami didampingi oleh Tim Dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang menjelaskan tentang sejarah museum serta apa saja yang berkaitan dengan Kesehatan Manusia.   Museum ini sangat menarik karena secara detail memuat berbagai hal tentang kesehatan manusia ; mulai dari Anatomi tubuh , masalah penyakit serta cara penanggulangannya.

iMuseum IMERI FKUI diresmikan pada tanggal 14 September 2017. Museum ini memiliki lebih dari 5.000 koleksi yang kebanyakan merupakan peninggalan dari zaman penjajahan Belanda, ketika FK UI masih bernama School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA). Koleksi ini berupa spesimen kedokteran dan benda-benda peninggalan atau artefak, berupa alat bantu pendidikan kedokteran, video, dan media directory.

Salah satu keunggulan dari museum yang beralamat di Jl. Salemba Raya No.6, RW.5, Kenari, Senen, Jakarta Pusat ini adalah hadirnya 3D human visualization table. Yaitu sebuah mesin media pembelajaran terkini yang baru hadir pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara, dan kini dapat dilihat secara langsung di iMuseum IMERI FKUI. Dengan kecanggihan teknologi yang dimiliki 3D human body visualization table ini, maka memungkinkan para siswa  melakukan simulasi operasi internal dalam tubuh manusia melalui pencitraan 3 dimensi anatomi tubuh manusia yang ditampilkan alat ini, tapi ini khusus untuk mahasiswa kedokteran saja lho.

Di museum ini juga disediakan fasilitas penunjang pendidikan bagi komunitas kesehatan dan kedokteran, berupa koleksi spesimen kesehatan sejak jaman Hindia Belanda hingga era modern.

iMuseum IMERI memiliki enam area, sebagai berikut:

  1. Medical Education Journey in Indonesia (Informasi kronologis pendidikan kedokteran di Indonesia, mulai dari era penjajahan Belanda dan Jepang, hingga masa pasca-kemerdekaan).
  2. Health Education (informasi siklus kehidupan manusia mulai dari pembuahan hingga lanjut usia, tidak hanya kondisi normal atau sehat tetapi juga memaparkan penyakit/gangguan yang dapat terjadi dalam kehidupan manusia).
  3. Medical Collection (Informasi spesimen dan peralatan masa lampau serta meja anatomi terkini).
  4. Lobby (Informasi tentang proses penurunan sifat yang diperankan oleh DNA).
  5. Edutainment (Area edukasi dan informasi sederhana mengenai pemahaman tubuh manusia dan cara menjaga kebersihan diri).
  6. Etalase (Area Benda-benda peninggalan alat bantu pendidikan dan kedokteran, seperti alat-alat laboratorium, alat bantu operasi, dan alat bantu pendidikan).

Di samping dapat melestarikan artefak sejarah pendidikan kedokteran, iMuseum juga turut berpatisipasi aktif meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan dan kedokteran di Indonesia. Serta memberikan informasi kesehatan dan pendidikan kedokteran yang berkelanjutan kepada masyarakat umum, komunitas kesehatan, dan kedokteran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hello, Anak Panah Cyberschool is here..
What do you want to know about this school ?
Powered by