Field Trip Museum E – Sport – Bsd

Perkembangan dunia eSport tampaknya semakin berkembang belakangan ini. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kompetisi eSports lokal hingga internasional. Di Asia Tenggara sendiri potensi eSport juga besar. Bahkan, eSport akan menjadi cabang olahraga resmi SEA Games 2019 yang akan dipertandingkan pada 30 November hingga 11 Desember di Filipina.

Saat ini kegemaran kaum muda kepada teknologi semakin pesat. Banyak sekali aplikasi game yang dimainkan oleh remaja dan anak-anak yang sering dikeluhkan oleh orangtua karena kuatir menjadi kecanduan

Pada tanggal 30 Januari 2020, Anak Panah mengajak siswa mengunjungi Museum E-Sport NXL yang berlokasi di Breeze BSD Tangerang.  Suatu kesempatan emas karena siswa-siswi Anak Panah diterima langsung oleh pendiri / CEO  NXL  Kak Richard Permana , biasa beliau dipanggil. Richard Permana adalah pemain profesionale-sport dan CEO Team NXL salah team e-sport professional ternama di Indonesia dan manager team E-Sport di Asian Games 2019.

Sebagai  salah satu pemain profesional eSport dan CEO Team NXL,  Kak Richard Permana mengatakan untuk menjadi profesional eSport bukan hal yang instan dan cepat. Menurut dia, pemain harus serius menekuni dunia eSport sejak duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Menengah Atas (SMA). Menurut Richard, pemain juga harus memiliki management waktu yang baik untuk bermain game agar tidak mengganggu sekolah.

“Tips menjadi gamer handal, itu saat SMP atau SMA sudah terjun ke eSport. Harus belajar management waktu habis sekolah baru main game. Harus belajar bagaimana cepat mikir dan bermain cepat,”

Untuk menjadi pemain profesional seperti sekarang ini Kak Richard juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Dirinya mulai fokus pada esport pada tahun 2000.Waktu itu game pertama kali yang ia tekuni adalah Counter Strike. Game ini merupakan game tipe FPS (First Person Shooter) yang dibuat oleh Valve.  Lebih lanjut, Richard mulai mengikuti kompetisi eSport sekitar tahun 2004. Dia mulai go internasional mewakili Indonesia pada 2008.

Selain itu kak Richard juga banyak bercerita serta  sharing pengalaman suka dan duka sebagai pemain E-Sport.  Menjadi atlet e-sport berarti juga butuh kecerdasan berpikir karena dalam e-sport ada strategi seperti juga olahraga lainnya.  Selain itu juga butuh kesehatan fisik dan sikap yang baik, antara lain : sportif.

Di akhir acara siswa Anak Panah adu kemampuan e-sport Counter Strike dengan Kak Richard Permana dan boleh melihat-lihat berbagai gambar pengalaman dan medali dari setiap kompetisi e-sport yang ada di seluruh ruangan Museum E-Sport NXL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Hello, Anak Panah Cyberschool is here..
What do you want to know about this school ?
Powered by